Terkait Isu Pemerkosaan, Ronaldo Diminta Beberkan Dokumen Asli

Las Vegas: Pengacara Kathryn Mayorga, Leslie Stovall dan Larissa Drohobyczer, mendesak Cristiano Ronaldo untuk membuktikan dirinya tidak bersalah. Pengacara Ronaldo, Peter Christiansen, sebelumnya menduga bahwa dokumen yang beredar di dunia maya yang berisi konfirmasi Ronaldo soal pemerkosaan yang dilakukannya adalah palsu.

“Kami berterimakasih kepada pengacara Cristiano Ronaldo karena mengonfirmasi pada 10 Oktober 2018 tentang dokumen yang diduga palsu dari Cristiano Ronaldo atau seseorang yang berpura-pura menjadi dirinya. Kami akan meninjau segala bukti untuk membuktikan, seperti yang dikatakan pengacara Ronaldo, bahwa dokumen yang tersebar adalah palsu, buatan, atau mengandung informasi palsu,” tegas Leslie Stovall dan Larissa Drohobyczer dalam pernyataan tertulis mereka.

“Segala dokumen atau informasi yang dimiliki oleh Cristiano Ronaldo harus dilimpahkan secepatnya kepada pihak berwajib dan kantor pengacara Stovall & Associates untuk mempercepat investigasi dan resolusi perbedaan dokumen terkait,” lanjut pernyataan itu.

Baca juga: Soal Kasus Pemerkosaan Ronaldo, Madrid Bakal Tuntut Media Portugal

Ronaldo dituntut oleh Mayorga karena melakukan pemerkosaan terhadap dirinya pada 2009 lalu di sebuah hotel di Las Vegas. Meski sempat ditutup karena kekurangan bukti, Kepolisian Nevada memutuskan untuk membuka kembali kasus tersebut karena adanya bukti baru yang bermunculan.

Ronaldo telah membantah tuduhan Mayorga melalui media sosial dan pengacaranya. Pesepak bola 33 tahun itu membeberkan bahwa hubungan seksual antara keduanya disetujui kedua belah pihak.

Video: Menpora Jenguk Atlet yang Patah Tulang Leher saat Bertanding

(ASM)