AS Memperluas Peninjauan Investasi Asing

Illustrasi, Dok;AFP.

Washington: Administrasi Trump mengumumkan rencana yang dapat menempatkan pembatasan tambahan pada investasi asing di perusahaan Amerika Serikat (AS). Dalam hal ini, Departemen Keuangan AS menyatakan pihaknya memperluas kekuatan panel federal untuk meninjau investasi asing di luar pengambilalihan.

“Dan mengendalikan untuk memasukkan saham-saham yang tidak terkontrol dalam bisnis AS yang terlibat dalam teknologi yang dapat dianggap penting untuk keamanan nasional,” kata Departemen Keuangan AS, seperti dikutip dari CNBC, Minggu, 14 Oktober 2018.

Tinjauan yang diperluas termasuk transaksi di mana investor asing akan mendapatkan informasi teknis non-publik, tempat di dewan direksi, atau keterlibatan dalam pengambilan keputusan. Ini berlaku untuk bisnis di beberapa industri, termasuk telekomunikasi, semikonduktor, dan komputer.

“Langkah ini merupakan upaya lain untuk menghukum Beijing atas praktik perdagangannya,” lapor The New York Times.

Panel federal ini, yang disebut Komite Investasi Asing di Amerika Serikat, atau Cfius, telah secara aktif meninjau pengambilalihan asing perusahaan AS untuk memastikan kekhawatiran keamanan nasional. Awal tahun ini, Cfius memblokir upaya pengambilalihan oleh Broadcom yang berbasis di Singapura dari pembuat cip Qualcomm yang berbasis di AS.

Administrasi Trump mencoba untuk mencegah Tiongkok mendapatkan teknologi baru seperti 5G, generasi nirkabel berikutnya. Trump telah kritis terhadap praktik perdagangan Tiongkok yang disebut membatasi akses ke pasar tertentu dan memaksa perusahaan-perusahaan Amerika melakukan bisnis di sana untuk menyerahkan teknologi yang berharga dan rahasia dagang.

(SAW)