Buah Manis Sekolah Balap Honda Terlihat di ARRC 2018

Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan bahwa raihan tersebut bukan sekadar menjadi prestasi bagi Honda di Indonesia, tetapi juga membuktikan keberhasilan sekolah balap yang sudah mereka bina bertahun-tahun lalu.

“Racing school sudah ada dari tahun 2011. Lalu 2014 ada Astra Honda Racing Team (AHRT). Kami lihat racing school ini sudah memberikan hasil. Di Asia minimal sudah tiga kejuaraan. Eropa juga. Kayak Dimas tahun depan akan ikut Moto2,” kata Thomas.

Keberhasilan para rider didikan itu secara berkelanjutan juga memberikan gambaran bahwa pendidikan balap Honda ini juga punya sifat jangka panjang.

“Ini memberikan motivasi secara karier, pengembangan konsisten dilakukan. Kami juga sudah datangkan motor untuk latihan seperti NSR 250,” ujarnya menitikberatkan aspek-aspek yang saling terikat antara fasilitas dan skill.

Thomas menyoroti bahwa skill sama pentingnya dengan mental. Aspek terakhir ini menjadi fokus pula di dalam program pendidikan mereka.

“Pembalap Jepang, Thailand kan agresif. Budaya Indonesia kan secara mental agak kalem, ngalah, itu yang mesti diubah,” tekannya.

Aspek komunikasi juga tidak lepas menjadi fokus. Ini terutama dalam kemampuan berbahasa.

“Kalau masih menjadi pembalap lokal,  mekaniknya kan pakai bahasa Indonesia, kalau main di Eropa mesti bahasa Inggris. Bukan cuma bahasa, pembalap harus paham betul dengan sepeda motornya, jadi bisa tepat untuk menyampaikan kebutuhannya,” kata dia seraya mengimbuhkan bahwa mekanik dalam hal ini juga punya jenjang karier yang bahkan bisa lebih lama dari rider.

Penulis: Nazarudi Ray

Sumber: Otosia.com

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.