Bank Sentral Tiongkok Suntik Likuiditas ke Pasar

Beijing: Bank sentral Tiongkok atau People’s Bank of China terus memompa uang tunai ke pasar uang pada September untuk memenuhi permintaan likuiditas dari lembaga keuangan. Aksi moneter ini diharapkan memicu stabilitas perekonomian yang nantinya bisa menjaga kualitas pertumbuhan, termasuk mencegah munculnya risiko keuangan.

Mengutip Xinhua, Senin, 15 Oktober 2018, sebanyak 441,5 miliar yuan (USD63,8 miliar) disuntikkan ke pasar melalui fasilitas pinjaman jangka menengah (MLF) bulan lalu untuk menjaga likuiditas dalam sistem perbankan pada tingkat yang wajar dan cukup, menurut People’s Bank of China.

People’s Bank of China menambahkan dana tersebut akan jatuh tempo dalam satu tahun dengan tingkat bunga 3,3 persen. Total pinjaman MLF cukup luar biasa karena mencapai 5,38 triliun yuan pada akhir September.

Alat MLF diperkenalkan pada 2014 untuk membantu bank komersial dan kebijakan menjaga likuiditas dengan memungkinkan mereka meminjam dari bank sentral menggunakan sekuritas sebagai jaminan.

Pada September, PBOC telah menyuntikkan dana sebesar 12,5 miliar yuan melalui pinjaman tambahan yang dijanjikan kepada China Development Bank, Bank Ekspor-Impor China, dan Bank Pembangunan Pertanian China.

Bank sentral telah mengadopsi operasi pasar terbuka lebih sering untuk mengelola likuiditas dengan cara yang lebih fleksibel dan terarah. Pemerintah Tiongkok mempertahankan kebijakan moneter yang berhati-hati dan netral pada 2018 untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan pencegahan risiko.

(ABD)