Dolar AS Tertekan Enam Mata Uang Utama

New York: Dolar AS menurun terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin waktu setempat. Pelemahan ini menyusul aksi investor yang mencerna negatifnya laporan ekonomi AS secara umum.

Melansir Xinhua, Selasa, 16 Oktober 2018, indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,27 persen menjadi 95,0616 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1583 dolar dari 1,1555 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3154 dolar dari 1,3097 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi 0,7138 dolar dari 0,7105 dolar.

Selain itu dolar AS membeli 111,89 yen Jepang, lebih rendah dari 112,18 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9873 franc Swiss dari 0,9892 franc Swiss, dan turun ke 1,2986 dolar Kanada dari 1,3018 dolar Kanada.

Taksiran awal penjualan ritel dan layanan makanan AS untuk September 2018 tercatat USD509,0 miliar atau naik 0,1 persen dari bulan sebelumnya. Akan tetapi angka ini jauh di bawah konsensus pasar dari kenaikan 0,6 persen, lapor Departemen Perdagangan AS.

“Gambaran (laporan) gabungan Agustus-September adalah salah satu pelambatan belanja konsumen. Lonjakan kenaikan suku bunga kemungkinan terjadi karena hambatan pemotongan pajak mulai mereda,” kata kepala ekonom di FTN Financial, Chris Low, dalam sebuah catatan.

Sementara itu, aktivitas bisnis terus tumbuh kuat di New York State, menurut perusahaan yang menanggapi Survei Manufaktur Negara Bagian Empire pada Oktober 2018.

Indeks kondisi bisnis umum utama naik dua poin menjadi 21,1 pada Oktober, tumbuh melaju sedikit lebih cepat daripada September.

(AHL)